Ini karakter Satrodimejo yang dibuat oleh eyang Moel. Mengenai karakter, kenapa seperti ini belum banyak data yang bisa didapat, berhubung nggak ada yang berani bertanya pada mas Sastro ini.
Mau membahas aja rasanya mikir-mikir…….
“Heh…he…he ini saya, eyang, owner dari blog ini. Kata orang-orang dan tak ada yang menyangkal bahwa eyanglah yang paling keren dan paling yahud di Sketsa, ahik…., maaf kesedak.” Diam sejenak.
Eyang melanjutkan :
“Satu hal yang sangat penting diperhatikan dalam hal design yang baik. Agar design menjadi interaktif dan mengandung nilai-nilai artistik yang tinggi, implementasi baik sejak jaman gothic sekitar abad ke 12 hingga abad ke 16, jaman Renaissece sekitar abad ke 14, atau jaman apa saja, yang paling penting diketahui konsumen, di mana hal ini berhubungan dengan perasaan, terutama bagi wanita yang masih single, adalah bahwa eyang Mul ini masih single dan perjaka ting-ting. Ahik…., maaf kesedak lagi. Eyang mau minum dulu, ya…..”
Eyang Mul pergi ke dapur.Kalau mau lihat profil eyang yang lebih lengkap pake telor kunjungi aja blog eyang yang satunya di : www.kolorpink.blogspot.com
WWW.AAKWIBIE.WORDPRESS.COM
Karakter ini diberikan buat si tukang buat Website. Karakternya disesuaikan dengan desainer website yang sukanya nggigit kalau webnya dibilang jelek.Meskipun begitu orangnya kalem, sekalem kolam di tengah malam gulita yang senyap.
Soal jumlah website yang pernah dibuatnya, jangan tanya. Untuk sketsa saja dia sudah menggarap puluhan website.
Si Wibie ini masih memohon ama penciptanya agar diberi perubahan-perubahan dengan imajinatif tambahan, ini karena ia sering diledek teman-temannya sebagai cah cilik (anak kecil). Lha, memang iya….ups….
WWW.MBAHKOKOM.WORDPRESS.COM
Karakter mbah Kokom diciptakan oleh Eyang Mul, dengan ciri-ciri antara lain memakai topi kecil dan berjenggot. Ada beberapa animasinya.
Siapa sangka, meski kelihatan tua, Mbah Kokom ini mendapat beberapa job antara lain menjadi “cover boy” untuk spanduk dan brosur Sketsa dan menjadi image untuk beberapa artikel bertaraf internasional, seputar mengenai ikan langka, dan hewan yang hampir punah.
Menurut eyang Mul, karakter mbah kokom masih akan dirubah jika ada waktu luang dan jika mbah Kokom masih idup. Ups…..
Karakter bang Ello ini, masih terlihat sangat muda. Ia juga sering di ledek ama teman-temannya sebagai cah cilik. Untuk membedakannya dengan yang lain, gampang dilihat dari antenenya.
Meski sering di ledek sebagai anak kecil, namun nampaknya bang Ello enjoy aja, selama penjualan alat-alat elektroniknya masih berjalan dengan lancar. Ia cuma minta agar logonya atau karakternya mengarah atau mirip-mirip atau mengandung sifat-sifat listrik, kira-kira seperti logo PLN yang ada gambar listriknya.
WWW.BANGELLO.WORDPRESS.COM




last coment